Admiral Markets Kenakan Biaya Tambahan Untuk Klien Yang Tidak Aktif

Belum lama ini, Pialang Admiral Market telah mengumumkan dua pengumuman resmi. Yang pertama pengumuman tersebut membahas mengenai akun yang tidak aktif dan memperingatkan para pedagang untuk tetap mewaspadai adanya peningkatan volatilitas karena ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Korea Utara.

The forex and contracts for difference (CFDs) mengumumkan jika akun live yang terlhat tidak ada aktifitas selama lebih dari dua tahun akan dikenakan biaya € 10 per bulan. Namun akun tidak akan didenda jika saldo klien dalam bahaya bergerak ke negatif. Satu pengecualian adalah jika saldo positif lebih kecil dari jumlah biaya, dalam hal ini perusahaan akan mengambil apapun yang ada diakun.

Admiral Markets akan memberikan kesemaptan untuk kliennya yang tidak aktif untuk menghindari biaya jika mereka mengaktifkan kembali akun mereka. dalam kasus tersebut, tagihan sebelumnya sampai tiga bulan sebelumnya akan dikembalikan ke rekening klien secara penuh.

Masalah penetapan biaya bulanan untuk klien tidak aktif, Admiral Market akan mulai memberlakukannya pada tanggal 1 September. Selain itu, perusahaan juga mengumumkan adanya ketegangan antara Amerika dan Korea Utara yang bisa menyebabkan volatilitas yang tinggi di pasar keuangan global dan mempengaruhi tingkat perdagangan seperti kesenjangan harga, selisih yang meningkat, dan saldo negatif karena pengaruh yang mengganggu pada harga instrumen.

Admiral Market juga sangat khawatir adanya pergerakan militer dari kedua negara tersebut, karena pengaruh terhadap pasar sangat tinggi. dan hal tersebut juga sangat berisiko terhadap kondisi keuangan pasar global.

Untuk melindungi dana kliennya, Admiral Markets dapat mengubah persyaratan marginnya, dan juga mengatur semua termasuk semua instrumen ke mode ‘Close Only’.