Aussie Memberikan Keuntungan Awal, PDB China

Aussie menyerahkan sebagian keuntungan awal pada hari Senin dengan PDB China kuartal pertama datang tambah baik dari yang diinginkan serta dolar jatuh setelah Wakil Presiden AS Mike Pence ke garis gencatan senjata pada Semenanjung Korea yang di kenal sebagai DMZ (zona de-militerisasi).

AUD/USD diperdagangkan di  0, 7586, naik 0, 11% dengan pasar Australia ditutup Paskah Senin. USD/JPY berubah ke 108, 26, turun 0, 36%.

Indeks dolar AS, yang mengukur kemampuan greenback pada enam mata uang utama yang lain, turun 0, 21% ke 100, 28, mendekati paling rendah lima bulan.

China pada hari Senin  PDB kuartal pertama naik 1, 3% dalam kuartal dibanding dengan periode yang sama tahun lalu untuk laju tahunan 6, 9%, mengalahkan ekspektasi perbandingan satu tahun. Satu jajak pendapat analis menyampaikan PDB kuartal-ke-kuartal naik 1, 6% serta tahun-ke-tahun naik 6, 8%. China juga melaporkan produksi industri naik 7, 6% bulan Maret, dibanding dengan keuntungan 6, 3% terlihat serta penjualan ritel naik 10, 9% pada kenaikan 9, 6% terlihat.

Lalu, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda berpidato serta India melaporkan inflasi harga grosir.

Minggu lalu, beberapa besar pasar utama ditutup dalam hari Jumat Agung, dengan dolar naik pada beberapa mata uang utama hari Kamis, menaikkan pemulihan dari kemerosotan di session sebelumnya, menyusul ungkapan dari Presiden Trump mengenai mata duit dolar yang “terlalu kuat” sesaat beberapa besar data ekonomi yang optimis mengangkat sentimen.

Dolar alami kemerosotan terbesar sehari selama kira-kira lebih tiga minggu pada Rabu, sesudah Presiden Trump menyampaikan pada Wall Street Journal, menurut dia mata uang (dolar) “terlalu kuat” serta menyukai pada tingkat suku bunga rendah.