Bursa Saham Asia Mixed, Poling Perancis & Korut

Bursa saham Asia diperdagangkan mixed sesudah lonjakan awal lebih tinggi di regional itu sesudah pemilihan Prancis yang jalan luas seperti yang diinginkan, mempertemukan Emmanuel Macron serta pemimpin sayap kanan Marine Le Pen dalam satu putaran pilpres ke-2 7 Mei, tetapi kemelut di semenanjung Korea membebani sentimen selanjutnya.

Kandidat Emmanuel Macron berhasil memenangkan 23, 7 % nada pada putaran pertama penentuan pada hari Minggu sesaat pemimpin Front Nasional Marine Le Pen meyakinkan 21, 7 %, menurut perkiraan. Indeks referensi Jepang Nikkei 225 melonjak 1, 2% menyusul poling Prancis sesaat Kospi menguat 0, 22%. Indeks S&P/ASX 200 naik 0, 26%.

Di China, Indeks Hang Seng Index membalikkan keuntungan serta turun 0, 27%, sesaat Shanghai Composite turun 1, 56%. Saham AS masih alami kenaikan.

Kemelut geopolitik di semenanjung Korea memperoleh perhatian dalam kemelut yang selalu bertambah pada akhir minggu. Korea Utara dilaporkan menangkap seseorang warga negara Amerika di Pyongyang. Negara tertutup itu juga mengindikasikan kalau mereka siap menenggelamkan kapal induk AS untuk tunjukkan kehebatan militernya.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga bicara dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai Korea Utara lewat saluran telepon hari ini, dengan satu panggilan terpisah pada Trump serta Presiden China Xi Jinping juga berlangsung.

Minggu lalu, saham AS ditutup melemah pada hari Jumat, lepas dari launching data ekonomi yang bullish serta satu update paling baru mengenai gagasan reformasi perpajakan Presiden Donald Trump.