GDP Dengan Produksi Industri China Semakin Membaik

Ekonomi China tumbuh sedikit tambah baik dari pada ekspektasi. Biro Statistik China melaporkan di hari Senin (17/Apr) pagi ini kalau Product Domestik Bruto (GDP) negara itu tumbuh sejumlah 6. 9 % di kuartal pertama (YoY). Selisihnya tipis dibanding dengan ekspektasi analis Reuters di angka 6. 8 %.

Penambahan GDP itu adalah hasil belanja infrastruktur besar-besaran yang dikerjakan oleh Pemerintah China dan hiruk-pikuk pasar perumahan yang mulai menunjukkan tanda overheating. Perkembangan GDP China kuartal pertama ini juga jadi yang terpesat mulai sejak kuartal ketiga padatahun 2015. Pemerintah China membidik laju pertumbuhan cuma di kisaran 6. 5 % pada tahun 2017 ini. Itu sedikit lebih rendah dari pada level 6. 5-7 % pada tahun lalu serta angka 6. 7 % untuk GDP aktual.

Analis Ekspektasikan Perlambatan

Tetapi, GDP China untuk bulan Januari-Maret cuma bertambah 1. 3 % (QoQ), dari kuartal terlebih dulu di angka 1. 7 %. Meski tahun 2017 ini telah melalui satu kuartal serta data-data ekonomi China tunjukkan peningkatan, beberapa analis malah mengekspektasikan perlambatan. Negara ekonomi paling besar di Asia itu bakal kehilangan tenaga diakhir tahun ini lantaran dampak stimulus yang mulai memudar. Pemerintah China juga bakal tingkatkan pengawasan untuk mengatur harga perumahan yang semakin memanas

Selain itu, China merilis data mengenai Produksi Industri yang naik ke angka 7. 6 % pada bulan Maret dari setahun terlebih dulu. Angka ini adalah level paling tinggi mulai sejak akhir tahun 2014, serta jauh diatas perolehan bln. Februari sejumlah 6. 3 %.

AUD/USD

Mata duit yang dipengaruhi oleh data ekonomi China yaitu Dolar Australia. AUD/USD masihlah meneruskan kenaikan sampai 0. 20 % serta diperdagangkan di angka 0. 7593, meskipun pasar Australia masih di  tutup lantaran berlibur Paskah.