Konflik Geo Politik Mendorong Aksi Jual di Bursa Asia

Bursa Asia melemah pada perdagangan Selasa pagi 11/04/2017 sejalan dengan kecemasan pasar pada meningkatnya kemelut geopolitik global.

Indeks Topix serta Nikkei 225 di Jepang terkoreksi sebesar 0, 29% serta 0, 24%. Bursa Jepang juga terbebani dari penguatan yen yang di anggap negatif untuk pendapatan industri Jepang yang bertujuan ekspor. Pasangan USD/JPY turun 0, 36% ke level 111, 00.

Indeks Hang Seng Hong Kong turun sebesarĀ  0, 02% serta Shanghai Composite Indeks terpangkas sebesar 0, 52%. Indeks KospiĀ  Korea Selatan terkoreksi sebesar 0, 06%. Sesaat indeks ASX 200 Australia menguat sebesar 0, 52%.

Konflik geopolitik semakin memanas sesudah Presiden Donald Trump meluncurkan serangan pangkalan militer Suriah minggu lalu. Peringatan ini bukan sebatas untuk Suriah namun juga Korea Utara bila dikira meletuskan bahaya.

” Konsentrasi saat ini ke Korea. Tindakan jual saat ini paling sering terjadi untuk won serta Kospi pada Korea Utara saat ini bisa jadi target AS setelah itu, ” kata Chris Weston, Chief Market Strategist di IG.

Di pasar valuta, dollar AS melemah serta diperdagangkan ke level 100, 96 pada enam kurs utama di dunia. ” Dollar melemah akibat kenaikan kemelut geopolitik, serta pernyataan Chairman The Fed Janet Yellen yang tidak memberikan inspirasi, “ tegas Managing Director FX Strategy Kathy Lien dari BK Asset Management.

Janet Yellen kemarin malam yang menyampaikan bakal terus menambah bunga secara bertahap untuk meneruskan langkah ke tingkat ketenagakerjaan penuh serta inflasi 2%.