Menjelang Pemilu Jerman, Broker XM Naikan Margin Sementara

Pergerakan harga pada industri pasar forex dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor geopolitik dan ekonomi memiliki pengaruh besar terhadap pasar forex. Berbagai sentimen bisa dengan mudah menaikan turunkan harga pada market. Sudah menjadi pialang untuk bisa menjaga volatilitas pasar agar klien bisa merasakan kenyamanan ketika melakukan transaksi.

Belum lama ini, salah satu broker terkemuka di Eropa, XM mengumumkan menjelang pemilihan umum Jerman dan Selandia Baru pihaknya sangat berhati hati terhadap volatilitas pasar yang ekstrem, likuiditas pasar yang tipis dan juga kesenjangan harga yang akan terjadi pada pemilihan umum yang berlangsung di Jerman (pada 23 September) dan Selandia Baru (pada 24 September).

Untuk memberikan perlindungan terbaik terhadap para kliennya, XM berencana akan menaikan margin sementara pada semua posisi (opening and maintaining the existing positions) pada instrumen yang mengandung EUR, NZD, emas dan perak.

Mulai pukul 20:00 Waktu server (GMT + 3) pada hari Jumat, 22 September 2017, persyaratan margin pada instrumen ini akan naik 1% (leverage 1: 100). Kenaikan tersebut hanya sementara dan berlaku hingga Senin 25 September 2017.

XM menjadi broker kedua yang menaikan margin atas pemilihan umum Jerman, setelah sebelumnya broker Forex.com melakukan hal yang sama.

XM merupakan Brand Trading Point Holdings Ltd yang merupakan perusahaan yang diatur oleh Cyprus Securities and Exchange Commission (CySEC). Selain unitnya di Siprus dan Inggris, XM juga memiliki anak perusahaan di Inggris, yang dilisensikan oleh Financial Conduct Authority (FCA), dan sebuah unit Australia, yang memegang lisensi dari Australian Securities and Investments Commission (ASIC).