Rilis Data Akhir Bulan, Yen Tertahan Tipis

Yen sedikit menguat pada sesi Asia hari Jumat sesudah banjirnya data dari Jepang ke depan diinginkan menentukan trend regional.

Indeks dolar AS, yang mengukur kemampuan greenback pada enam mata uang utama, naik 0, 17% jadi 99, 02. USD/JPY turun 0, 03% jadi 111, 24 setelah data, sementara AUD/USD berubah ke 0, 7468, naik 0, 03%.

Jepang melaporkan belanja rumah tangga, terlihat turun 0, 8% di bulan Maret bln. ke bulan, CPI inti nasional tampak naik 0, 3% di Maret tahun ke tahun, unemployment Maret yang diprediksikan akan meraih 2. 9% dari 2, 8%, produksi industri sementara untuk bulan Maret turun 0, 8% bulan-ke-bulan berbarengan dari perkiraan bulan April serta Mei juga dijadwalkan serta penjualan ritel, terlihat bertambah 1, 5% tahun-ke-tahun di bulan Maret.

Kemudian, Australia melaporkan kalau kredit bidang swasta diprediksikan bakal bertambah 0, 5% di bulan Maret bulan ke bulan. Sebelumnya di Selandia Baru, defisit neraca perdagangan menurun dengan ekspektasi sebesar Z$3, 67 miliar di bulan Maret tahun ke tahun. NZD/USD naik 0, 12% jadi 0, 6882 setelah angka itu.

Semalam, dolar diperdagangkan lebih tinggi pada sekeranjang mata uang paling utama pada hari Kamis, meremehkan rilis data ekonomi yang beberapa besar suram sesaat euro turun, sesudah komentar Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi.

Semalam, dolar diperdagangkan lebih tinggi pada beberapa mata uang paling utama pada hari Kamis, meremehkan rilis data ekonomi yang beberapa besar kurang baik sementara euro turun, sesudah komentar dari Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi.