SENTIMEN PASAR 10 APRIL : Belanja Modal Masih Rendah

Naiknya harga komoditas logam selama tahun berjalan berlanjut trend kenaikan dalam tahun lalu bakal mengerek kemampuan beberapa emiten metal semakin perkasa.

Namun untuk belanja  Modal masih tetap Rendah. Dengan grafik pendapatan negara pada bulan Februari 2017 belum diikuti realisasi belanja modal. kekuatan pos itu malah mencatatkan pencapaian yang lebih rendah dibanding dengan realisasi pada periode yang sama tahun keamrin.

Omzet Emiten Jalan Tol Naik. Tekanan ekonomi selama tahun 2016 nampaknya tak begitu mempengaruhi pada arus kendaraan di jalan tol, hal tersebut terbukti pada kekuatan tiga emiten jalan tol yang telah sukses membukukan lonjakan pendapatan sebesar 50% pada tahun lalu.

Sektor Infrastruktur bertumbuh di Kuartal II. sejumlah kekuatan saham-saham infrastruktur/konstruksi diprediksikan mulai membaik pada kuartal II tahun ini. Emiten sektor konstruksi memiliki peluang untuk memperoleh kontrak baru. secara year-to-date sampai 7 April 2017, sahamsektor infrastruktur telah mencatatkan gain kurang lebih 3, 94% atau dibawah kekuatan indeks harga saham gabungan IHSG) yang bertembah sebesar 6, 74%.

Pemerintah sudah menyediakan 5 Insentif. Pemerintah sudah bersiap lima intensif baru untuk meningkatkan perkembangan industri manufaktur ke level 5, 2% – 5, 4% untuk tahun ini, di banding tahun kemarin dengan 4, 4%. intensif untuk bangun industri itu yaitu perluasan sektor penerima gas murah, diskon pajak penghasilan 5% untuk industri padat karya mengarah ekspor, pembentukan instansi pembiayaan industri, perluasan tax allowance untuk perusahaan yang ikut serta dalam pendidikan vokasi, serta kemudakan impor bahan baku industri.