USD Menanjak Terhadap Yen, Mewaspadai Pidato Donald Trump Bicarakan China

Pada perdagangan sesi Asia hari ini Rabu (11/1/2017) pagi tadi, pasar antisipasi menjelang digelarnya konferensi Pers presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump sebelum resmi dilantik. Saat berita ini ditulis, USD/JPY mengalami kenaikan sebanyak 0.15% dan diperdagangkan pada harga 116.133.

“Dolar mengambil langkah “mulai” untuk melanjutkan reli setelah reli yang terbentuk akibat terpilihnya Donald Trump, namun reli akan lanjut bila Trump menjelaskan detail planning Stimulus yang lebih spesifik, khususnya hal yang berhubungan dengan pemotongan pajak.” Jelas Ahli Strategis Forex Senior Junichi Ishikawa di IG Securitis dilansir dari Reuters.

Ishikawa juga menambahkan, “sisi lainnya, pasar juga mefokuskan adanya potensi resiko, semisal kebijakan Donald Trump terhadap Negara China, kondisi inilah yang mampu membuat USD melorot terhadap Yen Jepang.”

Sehubung dengan hal itu, Analis Kathy Lien dari BK Asset Management kemarin telah memperkirakan  uptrend masih tetap bisa terbentuk selama USD/JPY dalam posisi bekisar di atas 113. Berdasarkan analisisnya tersebut, Kathy Lien menyarankan para pembeli untuk membeli pada kisaran harga 115 yang dimana khususnya kondisi fundamental masih terus lanjut mendukung reli Grenback.

Semenjak 2 bulan ini, meyebar berita ekspektasi bila kebijakan Donald Trump akan kembali membangkitkan stimulus perekonomian, sebab masihh dilatarbelakangi dari belanja fiskal yang telah diperbesar.

Namun demikian, pejabat bank sentral AS memberikan peringatann bila pasar tidak terlalu berspekulasi perihal kebijakan Donald Trump, sebab sebelum Trump berpidato kemungkinan adanya perubahan bisa saja terjadi.

Presiden The Fed Atlanta, Dennis Lockhart meyoroti Trump dalam pidatonya minggu lalu, dia mengatakan bahwa masih terlalu awal dalam mempertimbangkan kebijakan Donald Trump sedangkan sang presiden Amerika Serikat terpilih tersebut masih belum dilantik.